Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

Merawat Cagar Budaya Melestarikan Kesejahteraan Masyarakat


Kampung halaman saya menjadi salah satu bukti kebesaran nusantara jaman dahulu.

Reruntuhan dan jejak kerajaan Majapahit yang terletak di Trowulan Kabupaten Mojokerto menjadi bukti nyata bahwa pernah ada kerajaan yang bisa melebarkan kekuasaannya sampai nusantara bahkan ke Semenanjung Malaya.

Kawasan Trowulan telah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya oleh pemerintah. Di daerah ini dan sekitar sering ditemukan benda ataupun struktur cagar budaya di Trowulan atupun di daerah sekitar.

Ini terbukti dalam satu bulan, berturut-turut struktur bangunan kuno ditemukan di daerah sekitar kampung halaman saya yang merupakan kawasan peninggalan kerajaan Majapahit.

Pertama pada tanggal 19 juni 2019, seorang warga pembuat batu bata merah menemukan struktur batu bata yang berupa talud (dinding penahan) yang mirip dengan struktur pada jaman Majapahit di Desa Kumitir Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto.

Selanjutnya pada tanggal 30 juni 2019, warga dan petani Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang menemukan struktur bata kuno di dasar Waduk yang selama ini mereka gunakan untuk irigasi sawah.

Langkah pemerintah melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur segera melakukan ekskavasi penyelamatan kedua temuan tersebut dan dilanjutkan dengan mendaftarkan sebagai benda cagar budaya ke pemerintah Mojokerto dan Jombang.

Dua tahapan proses yang saya rasa patut diapresiasi mengingat pentingnya cagar budaya bagi masyarakat sekitar dan umumnya bagi masyarakat Indonesia.

Kenapa sih ini cagar budaya Indonesia itu penting untuk masyarakat umum? Kontribusi apa yang diperoleh masyarakat dari pelestarian cagar budaya?

Sewaktu kecil yang saya ketahui hanyalah berwisata di kawasan cagar budaya yang banyak terdapat candi.

Banyak penjual yang menjajakan barang dagangan di sekitar lokasi, mulai dari makanan, souvenir sampai dengan buku tentang Majapahit.

Tidak terlintas apa dan bagaimana arti dan pelajaran yang dapat diambil dari bangunan, benda dan struktur kuno tersebut.

Mari kita lihat satu persatu apa itu cagar budaya, manfaat cagar budaya, permasalahan yang timbul dan solusi yang bisa diambil untuk melestarikan cagar budaya.


Daftar Isi

      • Apa Itu Cagar Budaya
      • Manfaat Pelestarian Cagar Budaya
        • Mengangkat Perekonomian Masyarakat
        • Sarana Pemujaan (Sembahnyang) dan Prasarana Pendidikan Agama Masyarakat
        • Pusat Studi Penelitian Budaya, Sejarah dan Ilmu Pengetahuan
      • Masalah dalam Perawatan Cagar Budaya
        • Kerusakan cagar budaya
        • Keterbatasan SDM dan anggaran
        • Status hukum kawasan cagar budaya
        • Konflik pemanfaatan dan pengelolaan
      • Usaha Pelestarian Cagar Budaya
        • Peningkatan Tenaga Ahli Cagar Budaya
        • Wisata sejarah
        • Kampanye gerakan sadar budaya
        • Sistem manajemen terpadu
      • Kesimpulan

Apa Itu Cagar Budaya


Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan undang undang berkaitan dengan cagar budaya yaitu Undang Undang Republik Indonesia No.11 Tahun 2010.

Undang undang tersebut mendefinisikan pengertian cagar budaya sebagai warisan budaya yang bersifat kebendaan yang terdiri dari lima jenis yang berada di wilayah Indonesia dan melalui penetapan.

Warisan budaya yang bersifat intangible seperti bahasa daerah, tarian, dan upacara adat tidak termasuk cagar budaya.

Jadi cagar budaya harus bisa dirabah dan dilihat oleh indra dan konkrit. Dengan kata lain, cagar budaya memiliki dimensi atau ukuran seperti candi, struktur bangunan kuno, prasasti dan sebagainya.

Cagar budaya dibagi menjadi lima jenis berdasarkan bentuk yaitu benda cagar budaya, struktur cagar budaya, bangunan cagar budaya, situs cagar budaya dan kawasan cagar budaya.

Hampir di setiap daerah memiliki cagar budaya warisan para pendahulu.

Data cagar budaya di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki sejumlah 2.745 cagar budaya.



Jumlah itu termasuk benda cagar budaya sebanyak 185 buah, bangunan cagar budaya sebanyak 1.835 buah, 174 struktur cagar budaya, situs cagar budaya sebanyak 520 dan kawasan cagar budaya sebanyak 31 daerah.

Provinsi yang memiliki cagar budaya terbanyak yang terekam oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Jawa Tengah yaitu sebanyak 638 buah.

Disusul dengan provinsi DI Yogyakarta sebanyak 538 buah.

Berikutnya provinsi Sumatera Barat yang mengkoleksi cagar budaya sebanyak 241 buah dan diikuti oleh provinsi Jawa Timur dengan 220 buah cagar budaya.



Jawa tengah dan DI Yogyakarta banyak ditemukan reruntuhan dan sisa kebudayaan kerajaan Mataram dan kesultanan Surakarta dan jejak pra sejarah.

Situs jaman purbakala banyak ditemukan di daerah jawa tengah semisal di daerah Sangiran yang sudah menjadi situs warisan dunia oleh UNESCO.

Bahkan dua cagar budaya lain juga masuk dalam situs warisan dunia terletak di Jawa Tengah yaitu Borobudur dan Prambanan. Dua situs cagar budaya warisan dunia lain versi UNESCO di luar Jawa Tengah adalah tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, sistem Subak di Bali.

Sebaran cagar budaya di Indonesia begitu banyak tersebut memerlukan pelestarian dan perawatan sehingga dapat dimanfaatkan oleh khalayak umum.

Jejak peninggalan tersebut tentu sangat berguna bagi para generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Manfaat Pelestarian Cagar Budaya

Pelestarian cagar budaya tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah, masyarakat sekitar juga turut andil demi kelestarian peninggalan yang bernilai adiluhung.

Pelestarian ini secara langsung berdampak nyata terhadap masyarakat sekitar dan secara nasional Indonesia. Banyak manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan menjaga benda benda tersebut.

#1. Mengangkat Perekonomian Masyarakat
Bali menjadi contoh nyata di mana masyarakat dan pemangku kepentingan (stake holder) menjaga kelestarian warisan nenek moyang mereka.

Mereka berhasil secara konsisten dan turun menurun mensucikan dan menjaga peninggalan sejarah baik dalam keseharian maupun dalam adat istiadat.

Budaya melestarikan ini berdampak signifikan pada sektor wisata. Kunjungan wisata Indonesia yang paling terkenal dan terbesar di wilayah Bali.

Bahkan dunia Internasional lebih mengenal Bali ketimbang Indonesia. Wisatawan terpesona dengan budaya yang begitu kental di Bali yang terjaga sejak lama.

Berdasarkan data BPS kunjungan wisatawan lokal maupun internasional 10 tahun terakhir selalu mengalami pertumbuhan.

Terakhir tahun 2018 wisatawan domestik bertambah sebanyak 11.7% dan wisatawan asing mengalami kenaikan sebesar 6.54% dari tahun sebelumnya.


Daerah lain yang menjadikan cagar budaya dan warisan leluhurnya sebagai tujuan wisata antara lain Borobudur, Prambanan dan DI Yogyakarta. Yogyakarta menjadi kota kedua di Indonesia yang terkenal dengan kebudayaan yang dijaga terus oleh masyarakat lokal.

Di kalangan muslim jawa, wisata religius juga tak kalah pamor. Tujuan wisata seperti makam walisongo setiap tahun selalu laku dan laris manis.

Malah tidak ada habis para wisatawan mengunjungi makam walisongo tersebut. 24 jam nonstop dan terbuka tiap saat di sebagian besar makam para penyebar Islam pertama di tanah jawa tersebut.

Seiring dengan cagar budaya menjadi destinasi wistawan, kesejahteraan masyarakat sekitar pun meningkat.

image by radarjogja.jawapos.com

Biro travel semakin bermunculan yang menyerap banyak tenaga kerja, wirausaha souvenir dan cindera mata, tukang parkir dan sebagainya merupakan salah satu contoh usaha yang bisa menurunkan tingkat pengangguran masyarakat sekitar cagar budaya.

Selain bermanfaat dalam perekonomian rakyat, masyarakat umum pun bisa memanfaatkan cagar budaya dalam bidang keagamaan.

#2. Sarana Pemujaan dan Prasarana dalam Pendidikan Agama
Candi, arca dan beberapa struktur cagar budaya yang ditemukan pada jaman sekarang dahulunya diketahui sebagai alat untuk pemujaan dan kegiatan keagamaan.

Agama Hindu dan Budha yang banyak mendominasi kepercayaan nenek moyang di Indonesia. Dua agama tersebut berdasarkan sejarah memang sebagai agama ardhi awal orang Indonesia.

Candi Borobudur merupakan tempat suci agama Budha sejak dari didirikan sampai kini. Candi Budha terbesar di dunia tersebut sering dijadikan tempat persembahyangan pemeluk Budha baik lokal dan internasional.

image by nationalgeographic.grid.id

Masyarakat Hindu di Bali sebagian besar memuja peninggalan arkeologi yang sudah berumur lebih dari 50 tahun dan banyak yang termasuk benda cagar budaya.

Sedangkan masyarakat Hindu di Yogyakarta dan Jawa Tengah sebelum hari raya Nyepi melakukan prosesi Tawur Agung di komplek candi Prambanan.

Masyarakat muslim sendiri juga banyak menjadikan tempat makam walisongo sebagai tempat acara keagamaan.

Hampir di setiap makam terdapat masjid yang dijadikan tempat sembahyang para wisata religius dari berbagai daerah di Indonesia.

Keberadaan cagar budaya di atas juga bisa dijadikan pendidikan agama bagi para penganutnya.

Generasi jaman sekarang bisa belajar menggali sejarah dan kebudayaan yang berkaitan dengan suatu situs cagar budaya.

Misalkan siswa bisa belajar Budha di jaman Syailendra dari Borobudur. Sedangkan candi Prambanan sebagai objek belajar agama Hindu pada masa Sanjaya.

Peninggalan dan makam walisongo pun bisa menjadi prasarana pelajaran sejarah awal agama Islam di tanah jawa.

#3. Penelitian Budaya, Sejarah dan Ilmu Pengetahuan
Masyarakat bisa melakukan penelitian dan belajar dari cagar budaya yang tersebar di Indonesia.

Referensi dan data terbuka untuk diambil dari barang peninggalan nenek moyang kita.

Jaman prasejarah menjadi sangat menarik untuk diteliti dari sejak dahulu. Objek dari penelitian ini tentunya benda kuno yang kemungkinan besar termasuk dalam kategori benda cagar budaya.

Sangiran menjadi salah satu peninggalan purbakala terpenting bagi dunia. Semua objek purbakala yang menjadi koleksi situs Sangiran menjadi sumber ilmu pengetahuan kepurbakalaan para pelajar dan peneliti.

image by pixaby.com

Selain itu, menginjak pada jaman peradaban setelah jaman prasejarah, Indonesia mempunyai banyak bukti bahwa kebudayaan nenek moyang kita sudah canggih dan tinggi karena di jaman dahulu nenek moyang kita sudah bisa mendirikan bangunan semegah Borobudur dan Prambanan.

Penelitian kebudayaan leluhur Indonesia salah satunya bisa dilakukan dengan melihat peninggalannya.

Arkeolog dan antropolog menjadikan objek cagar budaya dalam penelitian mereka sebagai upaya untuk memberikan gambaran kebudayaan leluhur.

Penelitian dalam bidang sejarah juga tidak bisa mengabaikan peran penting cagar budaya.

Kita tidak akan mengetahui peristiwa perobekan bendera di Surabaya jika hotel Majapahit tempat kejadian tersebut dihancurkan atau dihilangkan.

Benda sejarah seperti teks proklamasi dan benda cagar budaya lain pada awal kemerdekaan Indonesia tentu sangat penting dalam penelitian dalam sejarah negara Indonesia.

Benda dan bangunan cagar budaya seperti alat berburu, prasasti dan rumah seringkali dijadikan objek penelitian untuk mengungkap kebudayaan masyarakat tempo dulu.

Struktur bahan dari benda kuno juga bisa diteliti untuk kepetingan pelestarian.

Misalkan kandungan batu pada arca, bagaimana struktur kimia pada benda cagar budaya diperiksa guna untuk mengukur umur dan memprediksi tingkat kelapukan bahan.

Begitu besar manfaat pelestarian cagar budaya Indonesia bagi masyarakat sehingga tugas kita semua untuk selalu sadar dan bergotong royong dalam upaya merawat dan melestarikannya.

Masalah dan halangan dalam proses pelestarian cagar budaya selalu datang tiap waktu.

Kita harus selalu siap dan tanggap terhadap ancaman terhadap cagar budaya Indonesia, kekayaan tak ternilai dari leluhur kita.

Masalah dalam Perawatan Cagar Budaya


Cagar budaya yang merupakan benda kuno akan tidak lepas dari ancaman kerapuhan. Benda cagar budaya merupakan benda yang tidak bisa diperbarui dan banyaknya terbatas.

Ketiga ancaman itu yang menjadi alasan kenapa cagar budaya perlu dilestarikan.

Ancaman dan masalah lain yang timbul juga perlu diperhatikan dan diselesaika secepat mungkin.

#1. Kerusakan Cagar Budaya
Bahan yang tidak bersifat abadi akan selalu mengalami kerusakan. Ini juga yang terjadi pada cagar budaya di Indonesia.

Kerusakan benda cagar budaya disebabkan faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal biasa disebabkan bahan atau material benda cagar budaya itu sendiri. Struktur batuan maupun bata bersifat sementara dan pelapukan pasti terjadi tiap tahun.

Pelapukan ini didukung dengan letak cagar budaya yang sebagian besar terletak di daerah terbuka. Hujan dan sengatan matahari sebagai pemicu utama dalam kerusakan benda benda kuno tersebut.

Faktor eksternal yang paling membahaykan adalah manusia sendiri. Vandalisme ke benda atau bangunan cagar budaya seringkali terjadi.

image by liputan6.com

Berswafoto yang tidak memperhatikan aturan juga bisa merusak situs atau benda yang dilindungi tersebut.

Kesadaran cagar budaya yang minim  juga mendorong masyarakat untuk mengabaikan nilai penting cagar budaya.

Bagi sebagian masyarakat malah menjual dan mengirim cagar budaya ke tangan yang tidak bertangung jawab.



#2. Keterbatasan SDM dan Anggaran
Kota dan kabupaten mejadi ujung tombak dalam pelestarian cagar budaya. Jadi kehadiran tim ahli cagar budaya mutlak diperlukan untuk menjalankan tugas yang diamanatkan undang-undang tersebut.

Jika ditemukan benda cagar budaya di daerah tertentu, maka tenaga-tenaga ahli ini harus dengan cepat dan tanggap turun ke lapangan dan segera melakukan tindakan strategis.

Sayangnya jumlah tenaga ahli cagar budaya tiap daerah tidak sebanding dengan temuan dan tugas yang harus dikerjakan.

Terkadang sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam tugas ekskavasi situs masih meminjam dan mempekerjakan masyarakat sekitar yang belum terlatih dalam penanganan benda cagar budaya.

Anggaran untuk pelestarian cagar budaya kurang memadai sehingga proses untuk pemugaran, perawatan dan perbaikan benda cagar budaya dilakukan dengan seadanya saja.

Hal ini juga yang akan mengakibatkan cagar budaya tak terawat dan akhirnya rusak oleh kelapukan.

Anggaran dalam APBN untuk pelestarian cagar budaya dan permuseuman hanya 86 miliar setahun.

Tentu jumlah ini jauh dari kata cukup untuk membiayai seluruh cagar budaya se Indonesia.

#3. Status Hukum yang Belum Jelas
Penetapan suatu cagar budaya yang ditemukan oleh pemerintah harus dilaksanakan sesegara mungkin. Proses penetapan ini akan menjamin benda cagar budaya tersebut dari kerusakan.

Pelestarian cagar budaya oleh pemerintah beserta jajarannya tentu berdasarkan undang undang yang mempunyai implikasi terhadap anggaran APBD ataupun APBN.

Tidak jarang muncul keadaan ketika suatu benda bersejarah atau kepurbakalaan terancam punah atau rusak oleh tindakan manusia namun sulit dicegah karena belum ditetapkan sebagai cagar budaya.

Proses penetapan suatu benda kuno menjadi benda cagar budaya juga tergantung dengan tenaga ahli yang telah disebutkan di atas. Semakin banyak tenaga pencatat dan tenaga ahli cagar budaya di daerah, proses penetapan status hukum cagar budaya semakin cepat.

Proses destruktif pada benda cagar budaya akan sulit dihentikan jika proses penetapan status hukum menjadi cagar budaya tertunda lama.

#4. Konflik Kepemilikan dan Pemanfaatan
Bangunan kuno yang bersejarah seringkali terkubur di dalam tanah. Bangunan atau benda yang ditemukan sebagian besar terletak di lahan milik masyarakat.

Potensi konflik dalam keadaan ini relatif tinggi. Pemerintah akan mengklaim bahwa penemuan harus diserahkan kepada negara. Sedangkan pemilik lahan juga tidak mau atau belum sepakat dengan uang pengganti.

Bahkan kerap penggantian lahan tertunda lama sehingga nasib masyarakat terlunta lunta status kepemilikan lahan di mana benda cagar budaya ditemukan.

Belum lagi jika kawasan di mana terdapat situs cagar budaya ditemukan termasuk dalam daerah hijau. Dengan kata lain, pemerintah akan sulit mengekskavasi jika kawasan tempat ditemukan cagar budaya adalah pemanfaatannya untuk lahan pertanian, perumahan atau sarana publik.

Usaha Pelestarian Cagar Budaya

Masalah yang timbul dan mengancam keberadaan cagar budaya Indonesia harus segera diselesaikan secara tuntas.

Beberapa langkah dan usaha dalam pelestarian cagar budaya yang bisa dilakukan oleh beberapa pihak di antaranya sebagai berikut

#1. Peningkatan Tenaga Ahli Cagar Budaya
Semakin bertambahnya temuan benda cagar budaya menuntut tim ahli cagar budaya ditingkatkan, baik dari segi jumlah maupun dari segi kualitas.

Perekrutan yang dilakukan pemerintah menjadi tugas pertama menarik partisipasi masyarakat untuk bergabung dengan balai pelestarian cagar budaya.

Penambahan tim ahli ini akan mengurangi keterbatasan tenaga di lapangan. Proses penetapan cagar budaya yang baru ditemukan juga dapat ditingkatkan.

Disamping itu sertifikasi tim ahli cagar budaya juga harus dilaksanakan tiap tahun dan ditingkatkan. Kualitas tenaga ahli tidak boleh sembarangan, harus terstandarisasi nasional atau bahkan internasional.

#2. Wisata Sejarah
Potensi wisata tiap daerah terus berkembang seiring dengan perkembangan fasilitas dan informasi pada jaman ini.

Namun, wisata sejarah jarang digarap dengan baik. Hanya tempat wisata sejarah tertentu saja yang terkenal saja yang masih menjadi tempat tujuan wisata semisal Candi Borobudur dan Prambanan

Tempat destinasi wisata sejarah alternatif seharusnya digalakkan. Pemerintah daerah dari dinas terkait harus bisa bersinergi dalam kasus ini.

Promosi potensi wisata sejarah oleh pemerintah harus digenjot demi mengenalkan cagar budaya di wilayah masing-masing.

Jika wisata sejarah mengalami peningkatan maka banyak sektor yang diuntungkan.

Tingkat perekonomian masyarakat sekitar bisa terangkat dan pemasukan dari wisata ini bisa untuk membiayai perwatan cagar budaya itu sendiri.

Jadi tidak menggantungkan terhadap APBD daerah saja karena bisa mandiri dalam pelestarian cagar budaya.

#3. Kampanye Gerakan Sadar Budaya
Kesadaran berbudaya tidak akan timbul begitu saja. Perlu adanya ajakan untuk bisa aware dengan kebudayaan sendiri.

Oleh karena itu, kampanye tentang pentingnya cagar budaya merupakan jalan yang tepat untuk melestarikan cagar budaya.



Kegiatan semacam kemah budaya di kalangan pelajar akan bisa memupuk kesadaran di sisiwa tentang sejarah nenek moyang mereka.

Di kalangan millenial bisa diadakan lomba fotografi, lomba membuat film pendek, lomba membuat vlog, kompetisi menulis blog dan sebagainya.

Khusus kompetisi blog, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Direktorat Jendral Kebudayaan Kemendikbud RI mengadakan lomba menulis cagar budaya dengan tema Rawat atau Musnah !

Ayo ramaikan lomba ini untuk memperluas pesan pelestarian cagar budaya ke masyarakat luas. Poster lomba ada di bawah artikel.

Semakin masif kampanye dilakukan akan semakin luas kesadaran masyarakat tentang kebudayaan dan atau cagar budaya di sekitar mereka.

#4. Sistem Manajemen Terpadu
Pelestarian cagar budaya memang merupakan tugas pemerintah seperti yang diamanatkan oleh undang undang.

Namun usaha ini akan maksimal jika dilakukan dengan melibatkan segal pihak dan pemangku kepentingan.

Paradigma pelestarian dan pengelolaan cagar budaya diarahkan pada pelibatan masyarakat luas. Hal ini disebabkan karena masyarakat bersentuhan langsung dengan cagar budaya dan pemilik sah.

Segala pelesterian cagar budaya harus ditujukan untuk kebermanfaatan masyarakat.

Pemerintah harus memberikan kesempatan dan ruang yang sebesar besarnya untuk masyarakat aktif dalam pelestarian benda bersejarah di lingkungannya.

Komunitas komunitas pecinta cagar budaya harus dibina dan diberikan sarana dan prasarana dalam setiap kegiatannya.

Kerelaan seperti mereka merupakan modal penting dalam menyebarluaskan urgensi suatu cagar budaya.

Sistem pengelolaan cagar budaya harus dilakukan secara terencana oleh pemerintah. Perlu ada rencana strategis setiap tahun sehingga program kerja bisa terukur.

Keberlanjutan program pelestarian juga harus dipikirkan sehingga tidak berhenti pada satu tahap pengelolaan saja.

Satu program kerja harus dipikirkan program kerja berikutnya yang akan berdampak pada kelestarian cagar budaya.

Kesimpulan

Cagar budaya merupakan warisan yang tak ternilai harganya bagi masyarakat Indonesia. Berbagai manfaat dari cagar budaya bagi masyarakat harus tetap dijaga dan ditingkatkan.

Ancaman dan hambatan dalam pelestarian cagar budaya seyogyanya dipikul bersama oleh semua pihak. Baik masyarakat, pemangku kepentingan maupun pemerintah.

Mari lestarikan cagar budaya Indonesia untuk generasi sekarang dan generasi anak cucu kita mendatang.

Buktikan ke dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya kebudayaan dan memiliki kebudayaan yang tinggi sejak nenek moyang kita dahulu.


NB : Berikut poster lomba menulis blog yang dapat Anda perhatikan syarat syaratnya.







Baca selengkapnya

ULM Go International : Pijakan Dasar Menuju World Class University (WCU)


Kuliah umum yang diadakan oleh fakultas mipa minggu kemarin menghadirkan  Dr. Ir Jumain Appe M.Si  sebagai Direktur Jenderal Penguatan Inovasi KEMENRISTEKDIKTI.

Pemaparan pentingnya inovasi di perguruan tinggi dalam bidang industri disajikan dengan lengkap.

"Inovasi sebagai ruh dalam pengembangan dan kemajauan universitas selayaknya digali dan didukung oleh semua pihak" kata Pak Ditjen waktu itu.

Hal ini senada dengan penuturan Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Humas ULM yang hadir sebagai pembuka acara pada kuliah umum tersebut.

Beliau menyebutkan bahwa sekarang Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memiliki inkubator bisnis sebagai upaya menampung beberapa ide dan inovasi dari mahasiswa dan dosen.

ULM juga berupaya menjadi entrepreneur university yang menghasilkan alumni sebagai pencetak usaha bukan saja sebagai pencari usaha.

Saya kira tidak berlebihan jika universitas yang mempunyai tagline "ULM Terkemuka dan Berdaya Saing" ini mempunyai impian menjadi universitas yang terkenal dan masuk di jajaran universitas kelas dunia seperti yang diungkapkan rektor ULM pasca ULM mendapatkan akreditasi A.

Agar impian ini terwujud, kriteria apa saja yang harus dikejar oleh ULM agar sejajar dengan universitas dunia?

Times Higher Education  (THE) menjelaskan beberapa kriteria di antaranya pengajaran (suasana akademik), penelitian, pandangan internasional (international outlook) dan kesiapan kerja lulusan.



Peringkat Universitas


Image by alexxxis from Pixabay

Data sementara (2019) universitas di Indonesia yang masuk WCU versi QS World University Ranking hanya 9 (sembilan) universitas meliputi UI, ITB, UGM, UNPAD, IPB, UNAIR, UNDIP, ITS dan UB.

Sedangkan THE World University Rangking tidak mendata Indonesia di dalam list universitas terbaik dunia.

Sedangkan di dalam negeri, kemenristekdikti sebagai wadah naungan pendidikan tinggi juga mengeluarkan peringkat dan kluster universitas di Indonesia.

Menteri ristekdikti pada waktu itu, M Natsir, menyebutkan tujuan mengeluarkan peringkat itu adalah mendorong perguruan tinggi Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia dan melakukan pemetaan agar kebijakan masing-masing perguruan tinggi terlaksana sesuai sasaran dalam mewujudkan perguruan tinggi berkualitas.

Universitas Lambung Mangkurat sendiri di jajaran nasional sudah masuk ranking 100 universitas di Indonesia versi ristekdikti dan menjadi dua teratas universitas di pulau Kalimantan.

Namun sayangnya peringkat tahun 2019 ini menurun jika dibandingkan dengan peringkat pada tahun 2018. Perlu evaluasi dan pembenahan diri jika dilihat dari data ini.

Sedangkan peringkat di webometric, ULM memuncaki peringkat 274 yang saya rasa perlu pembenahan di kriteria ini. Masih jauh tertinggal dari universitas lain di Indonesia yang sudah di atas peringkat ULM.

Jadi ULM hanya teranking di dua tempat tersebut dalam hal peringkat universitas, yaitu ristekdikti dan webometric.

Lembaga peranking universitas terbaik di dunia seperti Quacquarelli Symonds (QS) dan Times Higher Education (THE) tidak menyebutkan ULM di dalam database mereka.

Perlu langkah konkret dan strategi jangka panjang untuk masuk dalam daftar universitas tingkat dunia di lembaga peranking tersebut.

Namun hal ini tidak mustahil untuk dicapai jika pemangku jabatan tertinggi konsen dan mempunyai visi jauh ke depan.

Aspek pertama yang perlu dijadikan perhatian khusus untuk menaikkan peringkat tersebut adalah pengajaran.
Back to Content


Pengajaran


Image by felixioncool from Pixabay

Kurikulum merupakan inti dari suatu lembaga pendidikan, tidak terkecuali di pendidikan tingkat tinggi. Jadi tidak salah semua lembaga peranking universitas dunia meletakkan kriteria ini paling besar persentasenya.

ULM  dalam kelembagaannya mempunyai suatu lembaga khusus yang menangani masalah ini yaitu Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3).

Beberapa kegiatan yang digelar diperuntukkan mengembangkan kompetensi dan keahlian dosen. Di antaranya workshop pembelajaran E-learning, pelatihan penulisan buku ajar, uji kompetensi penulisan dan workshop desain pembelajaran dan sebagainya.

Mengikuti era revolusi industri yang serba digitalisasi dan otomatisasi, ULM dalam pembelajaran sudah bisa menggunakan sistem pembelajaran non class.

Pembelajaran E-learning sudah digalakkan dan setiap dosen di dorong untuk membuat modul dan aktifitas pembelajaran melalui sistem tersebut.

Banyak dosen ULM sudah mengupload modul perkuliahan daring di E-learning yang disambungkan ke perguruan tinggi lain guna sharing perkuliahan  dalam jaringan Sistem Pembelajaran Daring Indonesia (SPADA) ristekdikti.



Pihak universitas melalui LP3 juga memberikan insentif kepada dosen yang mengembangkan pembelajaran baik itu berupa pembelajaran melalui ELearning maupun pembuatan buku ajar.

Hal ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi dosen untuk selalu berkarya dalam kegiatan belajar dan mengajar.

Bidang selanjutnya yang juga tidak kalah penting dalam penilaian suatu universitas adalah penelitian yang dihasilkan oleh dosen.
Back to Content

Penelitian


Image by Michal Jarmoluk from Pixabay

Produk utama selain alumni dari suatu universitas adalah penelitian yang dikerjakan oleh para dosen ataupun mahasiswa.

Penelitian menjadi tolak ukur keberhasilan suatu universitas dalam peran sertanya untuk memajukan bangsa dan turut menyelesaikan masalah bangsa.

Penelitian hendaklah tidak hanya sebagai penggugur kewajiban saja. Bagi mahasiswa tidak sekedar sebagai syarat kelulusan dan bagi dosen tidak sekedar untuk mengejar angka kredit saja.

Kuantitas memang penting dalam produktivitas penelitian, namun kualitas penelitian jauh lebih penting agar kontribusi universitas nyata di masyarakat.

Universitas lambung mangkurat memuncaki peringkat ke 35 nasional di data SINTA (Science and Technologi Index) ristekdikti dan menjadi nomor satu universitas di pulau kalimantan.

Suatu raihan yang cukup baik di bidang penelitian nasional. Data di dalam sinta khusus Universitas Lambung Mangkurat mengalami trend yang baik pula.

Jumlah dokumen yang terekam di scopus untuk ULM dari tahun 2005 sampai 2018 mengalami trend yang naik. Meskipun pada tahun 2019 terekam terjadi penurunan.

Hal ini mungkin perekaman data belum semua masuk di sinta sehingga terlihat menurun.

Image by sinta dikti


Sedangkan produktivitas artikel di data Web of Science fluktuatif dari tahun ke tahun dan dalam jumlah di bawah 20 artikel.

Hal ini biasa terjadi karena dosen dan mahasiswa belum terbiasa dengan jurnal yang terindeks di Web of Science.

Image By sinta dikti

Banyaknya sitasi yang terindeks Google Scholar mengalami kenaikan setiap tahunnya dalam jumlah ribuan tiap tahun. Ini data yang harus dipertahankan dan tidak boleh kendur bahkan harus ditingkatkan.

Image By sinta dikti




Back to Content

International Outlook


Image by Sasin Tipchai from Pixabay


International exposure  menjadi faktor yang tidak dapat dielakkan bagi universitas jika mempunyai impian menjadi WCU.

Proses menginternasionalisasi suatu universitas salah satunya concern dengan pengembangan sivitas akademika, mempersiapkan mahasiswa go internasional dan bekerjasama di lingkungan global.

Kerjasama penelitian, pengajaran dan bisnis dengan dunia global juga harus dirintis sejak dini.

ULM sendiri tercatat pernah melakukan upaya ini dengan diadakannya Cambridge Assessment Test guna mempersiapkan dan mengukur kemampuan mahasiswa PGSD ULM.

Khusus kerjasama dengan dunia internasional, ULM membuatkan lembaga yang mengurusi masalah ini international office.

Segala bentuk kerjasama dan kegiatan internasional ULM melewati lembaga ini. Dari data yang terlihat ada beberapa program yang sudah berjalan di antaranya pertukaran pelajar dengan universitas luar negeri, SEA Teacher Program dan sebagainya.

Jadi ULM sudah melakukan beberapa kegiatan dalam upayanya untuk internasionalisasi universitas. Sayang kegiatan ini masih dilakukan hanya untuk sebagian kecil fakultas saja.

Meskipun kuantitas masih sedikit namun merupakan langkah awal yang perlu mendapat apresiasi.
Back to Content

Kesiapan Kerja Lulusan


Image by McElspeth from Pixabay

Lulusan menjadi tolak ukur lainnya dalam penilaian perankingan universitas kelas dunia. Tentu saja ini hal yang wajar karena salah satu produk universitas yang paling jelas adalah alumni.

Kompetensi setiap lulusan masing-masing program studi harus terpetakan dengan jelas. Jika peta itu jelas, maka proses mencetak lulusan akan semakin mudah dan terarah.

Kompetisi dunia internasional semakin mengharuskan setiap universitas menghasilkan lulusan yang tidak hanya sesuai dengan kualifikasinya namun juga bisa mendemontrasikan bahwa mereka bisa bersaing di pasar global.

Seperti di awal artikel ini, Wakil Rektor IV ULM menyebutkan bahwa ulm mempunyai inkubator bisnis dalam upaya memfasilitasi jiwa kewirausahaan mahasiswa.

Langkah ini cukup baik dalam usaha membekali mahasiswa tidak hanya siap kerja juga siap membuat lapangan pekerjaan.

Pertukaran pelajar dengan universitas lain yang sudah dilakukan juga melatih mahasiswa untuk siap bertarung di lingkungan internasional.

Program SEA Teacher seperti yang telah disebutkan sebelumnya sangat berguna melatih mahasiswa menjadi guru tidak hanya di dalam negeri juga siap menjadi pengajar di luar negeri.
Back to Content

Kesimpulan


Mensejajarkan Universitas Lambung Mangkurat dengan universitas kelas dunia bukan perkara yang mudah. Perlu banyak tenaga dan keringat yang diperlukan dalam mencapai tujuan ini.

Namun, hal ini tidak mustahil digapai karena ULM sendiri sudah menanam bibit-bibit yang menjadi cikal bakal dalam mencapai mimpi itu.

Setiap civitas akademika harus bergotong royong dalam proses yang menjadi impian semua universitas di dunia.

\(\bigstar\bigstar\) Sekian \(\bigstar\bigstar\)


Baca selengkapnya

3 Alasan Kenapa Kamu harus Belajar Kalkulus

belajar kalkulus

Pertama kali masuk perguruan tinggi bidang eksakta, misalkan ilmu komputer, fakultas kedokteran, teknik dan sebagainya, mahasiswa tidak sedikit yang kecele (baca:kaget karena tertipu) ketika melihat daftar mata kuliah yang dilihat.

Melihat mata kuliah kalkulus, matematika dasar, matematika teknik atau apalah yang berbau kalkulus.

Sebagian besar mereka menyangka tidak akan mendapat mata kuliah matematika lagi jika tidak masuk jurusan matematika.

Sayangnya harapan mereka sia-sia.hehe

"Sudah 12 tahun belajar matematika, pusing dengan hitung-hitungan belum lagi raport merah semua di pelajaran matematika. Ehh sekarang dapat lagi. Pusing lagi"

Akhirnya pertanyaan yang kerap lagi muncul dan muncul kembali tentang matematika.

"Memang apa guna saya belajar matematika dari dulu, menghitung soal melulu, dan belajar yang tidak ada aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari?"

Jangan lewatkan : Ternyata ini alasan kenapa sumur bentuknya lingkaran

Saya juga pernah melemparkan pertanyaan itu, bahkan ke dosen Matematika saya. Sampai saya mendalami dan bertemu dengan mata kuliah pemodelan matematika dengan dosen saya tersebut.

Saya diberi tugas bagaimana membuat model matematika untuk masalah perjalanan kapal di sungai / laut dengan permukaan berbeda ketinggian seperti kasus di negeri Belanda.

"Waauu" Reaksi saya waktu itu. Ternyata matematika bisa sampai disitu penerapannya. Belum lagi saya mengikuti kuliah tersebut disuguhi beberapa karya dosen saya yang bisa memodelkan gaya pembalap GP dan gaya seorang petinju.

"Saya bisa tahu kapan seorang pembalap jatuh dan kapan seorang petinju merobohkan lawan dilihat dari gerakannya dengan permodelan matematika" kata dosen saya waktu itu.

Tugas itu menyadarkan saya bahwa kalkulus, yang menjadi mata kuliah dasar, dan pemodelan matematika bisa sangat berguna. Saya bisa menggunakannya untuk menghitung sesuatu yang menarik bagi saya.

Saya bisa menggunakan kalkulus untuk menghitung berapa bahan yang diperlukan untuk membuat kandang ayam seminimal mungkin dan kasus-kasus perhitungan yang lain dalam kehidupan nyata.

Saya akhirnya sadar bahwa pemodelan matematika yang didasari kalkulus ini berguna dalam tiga kategori penting

#1. Memprediksi Masa Depan


Kalkulus bisa menjadikan Anda sebagai peramal.hihi

Dengan kalkulus Anda dapat memodelkan fenomena dengan data-data terdahulu dan memprediksi kejadian tersebut di masa datang.

Menyelesaikan persamaan yang rumuit di kalkulus dan mengunakannya untuk memprediksi hujan pada hari, minggu atau tahun depan merupakan hal yang tidak asing di dunia matematika.

Dunia saham juga bisa memanfaatkan persamaan matematika untuk memprediksi harga saham dengan mengolah data harga dan variabel variabel lain yang sudah terjadi. Semisal persamaan black-scholes digunakan untuk memprediksi harga saham untuk bulan akan datang atau hari yang akan datang di bursa saham..

Model memprediksi kejadian ini biasanya tidak mudah untuk dilakukan. Banyak data yang diperlukan, banyak ketidakpastian yang terjadi.

Namun tidak sedikit yang mengerjakannya dan membuat model prediksi cuaca, harga saham, harga pesawat dan sebagainya.

#2. Menghemat Uang Eksperimen

Pada dekade yang silam, perusahaan penerbangan asal Amerika BOEING sebelum meluncurkan model pesawat barunya melakukan eksperimen terlebih dahulu.

Mereka memasukkan prototipe pesawat berupa sayap, badan pesawat yang sangat besar ke dalam terowongan udara. Tujuan mereka adalah untuk mencari model yang seefektif mungkin yang akan dibuat secara massal nantinya.

Tentunya eksperimen ini membutuhkan dana yang super mahal dan banyak membutuhkan banyak tenaga manusia. Ini sangat tidak efektif dan menghabiskan uang perusahaan. Akibatnya berdampak pada harga tiket.

Sekarang pada jaman yang serba komputer, mereka membuat dan mendesain model prototipe pesawat di komputer yang menghemat waktu. Mereka hanya menguji dari model terbaik yang dihasilkan oleh perhitungan komputer di terowongan udara.

Pekerjaan ini menghemat milliaran dolar dan menghemat waktu juga dengan melakukan modeling desain pesawat dan tes mengunakan pemodelan matematika di komputer.

#3. Melakukan Percobaan yang Tak Pantas dan Mustahil

Beberapa kasus di dunia kesehatan membutuhkan eksperimen sebelum mengaplikasikannya dalam tubuh manusia.

Percobaan yang demikian membutuhkan objek yang semirip mungkin dengan manusia. Karena jika diuji cobakan pada manusia, sangat sulit mencari relawan.

Padahal beberapa eksperimen akan memberikan informasi yang berguna di kesehatan dan perilaku manusia jika dilakukan, namun eksperimen tersebut dipandang sebagai hal yang tabu dan tidak pantas.

Salah satu yang mungkin adalah dengan menggunakan model matematika untuk masalah tersebut.

Sebagai contoh pada kasus penyakit glukoma. Penyakit yang disebabkan beberapa nutrisi dalam darah yang memasok di jaringan mata berjalan tidak normal.

Perkembangan penyakit ini membutuhkan penelitian tentang bagaimana kinerja jaringan darah tersebut ke mata. Ada beberapa pilihan percobaan.

Pilihan pertama adalah memotong mata pasien dan memasukkan selang untuk diisi beberapa cairan supaya terlihat di monitor sehingga perilaku cairan di jaringan mata terlihat.

Pilihan kedua adalah dengan mencari model matematika tentang kinerja fluida (baca: cairan) dan mensimulasikannya dalam komputer. Model tersebut bisa memprediksi yang sama tentang bagaimana cairan jaringan darah di mata dan memberikan pandangan ke dalam perkembangan penyakit glukoma.


Jadi bagi saya dan Anda mempunyai tantangan yang sama, berapapun umur Anda, khususnya jika Anda pada usia sekolah dasar untuk mempertimbangkan belajar matematika, belajar kalkulus.

Di luar sana masih banyak hal yang masih memerlukan pengembangan dari model matematika karena percobaan yang diperlukan masih mustahil atau tidak etis.

Dikembangkan dari presentasi Jeffery Heys, Professor Teknik Kimia, Universitas Negeri Montana  $$--\star\star\star--$$
Baca selengkapnya

Berapapun Angka Kamu, Saya Tebak dengan Benar - Mathemagic seri 1

trik sulap matematika


Bermain sulap biasanya menggunakan properti yang mahal dan berbahaya. Tapi ada juga sulap yang bisa ditontonkan dengan minim properti dan murah meriah tanpa mengurangi kualitas pertunjukkan.

Sulap yang saya maksud adalah pertunjukkan sulap matematika. Bermain sulap bisa dilakukan hanya dengan menggunakan bahan pelajaran matematika SMP.

"Ah masak sih mas? Ga salah dengar saya? Apa mas ga bohong"

Benar. Anda tidak salah dengar, Anda tidak salah baca. Apalagi salah minum obat? Ga nyambung. hehe

Bila Anda masih ingat matematika smp khususnya pelajaran bentuk Aljabar maka Anda bisa mengembangkan materi ini menjadi suatu pertunjukkan sulap dengan matematika yang menarik.

Lumayan lah untuk mengisi ice breaking, memecah kesunyian di tengah-tengah kebosanan di pertemuan, pesta, ataupun keadaan lain yang membutuhkan hiburan. Anda bisa beraksi sulap layaknya master Shandi, pemenang acara magic talent The Master, yang biasa beraksi sulap dengan menggunakan nomor dan matematika. :))

Tidak perlu datang ke dukun apalagi minta bantuan jin untuk "berpura-pura" menebak isi pikiran orang lain. Matematika menyediakan alat-alat untuk menjadikan Anda peramal. Peramal yang halal loh. kwkwkw

"Tidak percaya?". Boleh saja, saya juga dulu begitu. Awalnya saya melihat bilangan dan matematika hanya setumpuk materi yang "menyenangkan" untuk diajak bercengkrama sendiri saja.

Tapi akhirnya saya mengetahui bahwa sebenarnya dengan sedikit kreatifitas matematika bisa dibawa ke atas panggung dan dipertunjukkan seperti pertunjukkan sulap.

Sulap dengan menggunakan matematika atau trik permainan angka biasa disebut dengan mathemagic. Singkatan dari mathematics dan magic. Mathemagic dikembangkan dari kreatifitas dan trik menggunakan materi matematika.

Materi yang dipakai beragam dari matematika SD sampai matematika tingkat lanjut.

Permainan mathemagic yang sering bertipe memprediksi. Sulap menebak angka lahir, sulap menebak angka yang dipikirkan dan sebagainya. Hal ini tidak mengejutkan karena tipe dasar matematika adalah bermain di wilayah abstrak sehingga hal yang tak terlihat bisa dikerjakan dengan menggunakan matematika.

Selain itu mathemagic terkadang menampilkan suatu pola dan tatanan yang terlihat tak biasa. Model matematika yang membuat mata dan hati berdecak kagum melihat keindahan yang dibentuk dengan menggunakan trik matematika. Bisa pola bilangan atau pola operai pada bilangan itu.

Pertunjukkan yang saya ilustrasikan ini juga akan bertipe prediksi. Saya akan memulai dengan menyajikannya dalam bentuk cerita permainan menebak angka dadu dan berikutnya akan menebak nomor rumah dan usia Anda.

Jangan Lewatkan ini : Kunang Kunang yang Menghemat Uang Perusahaan

Sulap Matematika Tiga Dadu

Pada suatu acara yang saya hadiri, saya melihat panggung besar di tengah-tengah halaman namun saya tidak tahu untuk apa panggung besar itu digunakan.

Saya sudah mulai bosan di pesta ini. Yang saya lihat hanya orang mondar-mandir, saling bicara sendiri dengan pasangan pestanya.

"Pesta apa ini? Tidak ada yang menarik. Semua orang pada asyik sendiri dengan pasangannya." Gumam saya dalam hati.

Tiba tiba di tengah ramainya suara musik di pesta tersebut, seseorang memegang microphone di panggung dan dengan suara lantang dan berkata

"Tes...Tes...Satu...Dua..."

Ahh ternyata cuman tes microphone saja. Saya pun memalingkan wajah dengan kesal dari panggung.  Tapi tidak selang begitu lama, terdengar suara lain di microphone. Kali ini tidak begitu keras, namun terdengar dengan jelas karena musik di pesta itu dimatikan.

"Minta perhatian saudara saudara, bapak ibu, mas dan mbak semua" kata pembuka yang diluncurkan pertama kali oleh orang yang saya kenal bernama paman Birin.

"Untuk lebih memeriahkan acara ini, kita hari ini kebetulan kedatangan seseorang mathemagican, teman saya juga. Ituloh orang yang memainkan sulap dengan matematika" lanjut paman Birin.

"Kali ini saya minta dia untuk menampilkan beberapa aksinya di pesta ini. Setuju??"

Para hadirin dan semua yang menghadiri pesta tersebut, tanpa komando langsung menjawab. "Setujuuu".

"Baiklah mari kita sambut dengan meriah dan tepuk tangan teman saya yang berdiri di bawah lukisan itu untuk maju dan menampilkan pertunjukkan sulapnya kepada kita" kata yang diucapkan paman Birin sambil menunjukkan tangan ke arah saya.

Saya pun maju ke depan panggung dengan antusias karena sudah merasa bosan dari tadi.

"Baik Bapak Ibu sekalian, kali ini saya akan menebak angka berapa saja yang akan muncul di tiga dadu yang dilempar dengan mata tertutup" tanpa basa basi langsung saya buka dengan apa yang akan saya tampilkan.

Sambil mengeluarkan tiga dadu dari celana, saya meminta secara dua sukarelawan maju ke panggung. Dua orang tersebut mengenalkan diri namanya dengan Roni dan Kartika.

Roni saya suruh menutup mata saya dengan ikat kepala sementara Kartika memegang papan putih kecil dengan spidol.

Setelah tiga buah dadu dilemparkan dan saya menghadap ke belakang dengan mata tertutup. Saya berkata kepada Kartika

"Sekarang saya minta Anda untuk mengalikan angka di dadu pertama dengan angka dua dan menjumlahkan hasilnya dengan angka lima" suruh saya.

"Sudah"

"Langkah berikutnya, kalikan hasil terakhir tadi dengan angka lima dan jumlahkan dengan angka yang muncul dengan dadu kedua." instruksi saya ke Kartika.

"OK"

"Tahap terakhir, tolong kalikan sekali lagi hasil terakhir tadi dengan angka sepuluh dan setelah itu jumlahkan dengan angka pada dadu ketiga. Katakan dengan keras hasil operasi yang Anda lakukan" perintah terakhir saya.

Kartika lalu menjawab dengan lantang "Tujuh ratus tujuh puluh empat".

Sambil melepas tutup kepala di mata, saya lalu menebak urutan ketiga dadu tersebut

"Angka yang muncul di dadu pertama adalah lima, dadu kedua adalah dua dan dadu ketiga adalah empat"

Tepuk tangan pun spontan terdengar dengan meriah dan ekspresi decak kagum para tamu di pesta itupun memenuhi suasana di pesta tersebut.

Akhirnya saya bisa tersenyum lebar karena semua tamu undangan senang dan terhibur.$$---~~\star \star \star~~--$$

Sulap Matematika Tebak Usia dan Nomor Rumah

Setelah melakukan pertunjukkan pada pesta tersebut, saya diminta melakukan satu pertunjukkan lagi oleh paman Birin. Tepatnya sebelum saya pamit dengan paman Birin dari pestanya.

"Bapak ibu sekalian! kali ini saya akan menebak nomor rumah dan usia bapak ibu sekalian" Kalimat awal yang saya katakan dalam awal pertunjukkan saya.

Kemudian saya meminta semua yang hadir dalam pesta mengeluarkan smartphone mereka. Saya meminta mereka semua melakukan beberapa operasi dasar dengan menggunakan kalkulator di smartphone mereka.

"Dengan kalkulator Bapak Ibu, saya akan menampilkan nomor rumah dan usia bapak ibu" kata saya kepada hadirin

Setelah itu, saya suruh mereka untuk melakukan hal berikut

  • Ketikkan nomor rumah Anda
  • Dobelkan nomor tersebut
  • Jumlahkan dengan empat puluh dua
  • Kalikan dengan lima puluh
  • Kurangkan dengan tahun lahir Anda
  • Kurangi dengan lima puluh
  • Jumlahkan dengan banyak ulang tahun yang sudah Anda lakukan tahun ini, yaitu 0 atau 1
  • Kurangkan dengan tiga puluh tiga

" Sekarang saya tahu bahwa hasil terakhir menunjukkan usia dan nomor rumah Anda" kata saya."Dua digit terakhir pada hasil tersebut adalah usia anda dan sisanya adalah nomor rumah Anda".

Semua yang hadir dalam pesta tersebut bertepuk tangan menandakan prediksi saya benar semua.

OK. Mari kita lihat simulasi riilnya. Andaikan Anda lahir pada 1 Oktober 1998 dan tinggal di rumah dengan nomor 123. Pertunjukkan yang saya lakukan terjadi pada tanggal 20 Oktober 2018 ketika Anda berumur 20 tahun.

  • Ketikkan nomor rumah Anda : 123
  • Kalikan dengan 2 : 246
  • Jumlahkan dengan 42 : 288
  • Kalikan dengan 50 : 14.400
  • Kurangkan dengan tahun lahir Anda (1998) : 12.402
  • Kurangkan dengan 50 : 12.352
  • Jumlahkan dengan banyak ulang tahun yang sudah Anda lakukan tahun ini (1) : 12.353
  • Kurangkan dengan 33 : 12.320

Dua digit terakhir adalah 20 yaitu umur Anda ketika pertunjukkan sulap matematika dilakukan dan digit sisanya 123 adalah nomor rumah Anda.

Trik ini berlaku untuk seseorang dengan umur 1 - 99 tahun dan sebarang nomor rumah. Nomor rumah juga bisa diganti dengan nomor hp, tapi apakah digit di calculator smartphone mencukupi sampai 14 digit?hehe


Sayangnya juga trik ini kadaluarsa di tahun 2018. Tapi jangan khawatir, jika Anda melakukannya di tahun 2019 maka ganti langkah terakhir dengan "Kurangkan dengan 32".$$---~~\star \star \star~~--$$Trik Sulap Matematika Dadu
Andaikan angka dadu yang muncul ketika dilempar berturut-turut adalah $x, y$ dan $z$. Perhitungan yang dilakukan relawan Kartika adalah sebagai berikut $$\begin{array}{ll}\vartriangleright & 2x+5\\  \vartriangleright & 5(2x+5)+y=10x+y+25\\  \vartriangleright & 10 (10x+y+25)+z=100x+10y+z+250 \end{array}$$Jadi saya mengurangkan jawaban Kartika 774 dengan 250, 774 - 250 = 524. Angka ratusan menunjukkan angka pada dadu pertama, angka puluhan mewakili dadu kedua dan angka satuan adalah angka yang ditunjukkan dadu ketiga.

Trik Sulap Tebak Nomor Rumah dan Usia
Misalkan Anda tinggal di rumah dengan nomor $x$ dan Anda lahir di tahun $y$ dan telah melakukan ulang tahun sebanyak $z$ tahun ini. Maka langkah yang Anda lakukan adalah

1. Ketikkan nomor rumah Anda : $x$
2. Kalikan dengan 2 : $2x$
3. Jumlahkan dengan 42 : $2x+42$
4. Kalikan dengan 50 : $50 (2x+42)=100x+2100$
5. Kurangkan dengan tahun lahir Anda : $100x+2100-y$
6. Kurangkan dengan 50 : $100x+2050-y$
7. Jumlahkan dengan banyak ulang tahun yang sudah Anda lakukan tahun ini : $100x+2050-y+z$
8. Kurangkan dengan 33 : $100x+2017-y+z$

Jadi jika kita melakukan sulap ini pada tahun 2018 maka 2017-y bernilai kurang satu dari banyak tahun sejak Anda dilahirkan. Jika nilai $z$ adalah 1 berarti Anda sudah berulang tahun pada waktu pertunjukkan dilaksanakan. Namun jika $z$ adalah nol artinya pada saat pertunjukkan Anda belum berulang tahun. Apapun nilai $z$ hasilnya tetap menunjukkan usia Anda.
Baca selengkapnya

Bicara Bilangan dalam Matematika

sejarah bilangan dalam matematika

Bilangan dipercaya dikenal pertama kali oleh manusia muncul pada bangsa yang bermukim di sepanjang aliran sungai. Bangsa mesir di sepanjang sungai Nil dan bangsa Babilonia yang hidup di sepanjang sungai Tigris mengenal bilangan untuk dijadikan perhitungan dalam kehidupan sehari-hari. Bilangan digunakan dalam perdagangan, penanggalan kalender, pengukuran luas tanah dan sebagainya.

Sampai saat ini, di era modern, kegunaan bilangan tetap bermain di sekitar perdagangan, kalender, perekonomian, pertanahan dan sebaginya. Tidak ada dalam kehidupan manusia yang lepas dari bilangan.

Sampai-sampai matematikawan kuno, Phytagoras, dalam falsafahnya menyatakan bahwa "Semua adalah bilangan", meskipun yang dimaksud dalam falsafah tersebut adalah bilangan rasional, bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan dua bilangan bulat dengan syarat penyebutnya bukan nol.

Ahli matematika yang hidup di tahun 1850an berkebangsaan Jerman, Leopold Kronecker, juga pernah mengatakan "Tuhan menciptakan bilangan bulat. Yang lainnya adalah hasil pekerjaan manusia".

#1. Bilangan Asli

Manusia dalam sejarahnya mengenal jenis bilangan pertama kali adalah bilangan asli. Bilangan asli digunakan untuk mewakili banyaknya sebuah objek nyata kala itu ataupun besaran dalam suatu pengukuran.

Misalkan banyak buah dalam karung, banyak hewan ternak yang mereka punya, panjang tongkat, tinggi rumah dan sebagainya.

Bilangan asli dinotasikan dengan hruf kapital $\mathbb{N}$ dan himpunan bilangan asli didefinisikan dengan$$\mathbb{N}=\{\cdots,1, 2, 3, 4, \cdots\}$$Seiring dengan semakin kompleks permasalahan maka perlu sistem bilangan yang baru.
Misalkan ketika tetangga mereka harus mengurangkan bilangan yang lebih kecil dengan bilangan yang lebih besar maka hasil yang diperoleh bukan lagi bilangan asli. Bilangan bulat negatif dikenalkan dalam kasus ini.

Oleh karena itu dikenalkan perluasan dari bilangan bulat yang mengenal bilangan negatif dan bilangan nol.

#2. Bilangan Bulat

Bilangan bulat sendiri berasal dari bahasa latin integer yang berarti semua atau bulat. Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif (baca bilangan asli), bilangan nol dan bilangan bulat negatif. Bilangan bulat dinotasikan dengan huruf kapital $\mathbb{Z}$,  singkatan dari kata Zahlen (bahasa jerman) yang berarti bilangan.

Himpunan bilangan bulat dinyatakan dengan $$\mathbb{Z}=\{\cdots, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, \cdots\}$$
Bilangan bulat ini selanjutnya dikembangkan dalam berbagai kajian oleh para matematikawan. Cabang matematika yang membahas khusus bilangan bulat adalah teori bilangan. Di dalam teori bilangan membahas sifat-sifat yang dimiliki bilangan bulat beserta istilah yang ada di dalam bilangan bulat.

Istilah yang dikenalkan dalam kajian bilangan bulat diantaranya bilangan prima yaitu bilangan yang tidak bisa dibagi kecuali oleh bilangan 1 dan bilangan itu sendiri. Bilangan fibonacci juga termasuk dalam topik bilangan bulat.

Bilangan fibonacci adalah barisan bilangan dengan pola nilai suku ditentukan oleh nilai dua suku sebelumnya. Misalkan barisan bilangan fibonacci adalah $$1,1,2,3,5,8,13,\cdots$$Bilangan fibonacci ternyata menunjukkan keajaiban tersendiri. Banyak bentuk di kehidupan nyata yang mempunyai pola seperti barisan fibonacci.

Selanjutnya manusia dalam kehidupan nyata mempunyai permasalahan yang tidak bisa diselesaikan dengan hanya bilangan bulat.

Misalkan dalam pengukuran panjang suatu tongkat. Jarang sekali dalam pengukuran tepat pada bilangan bulat, seringkali lebih atau kurang dari suatu bilangan bulat. Dalam kasus lainnya, ketika seseorang ingin membagi 6 kue ke 12 temannya. Agar 12 temannya mendapat bagian yang sama maka sebuah kue dibagi dua sama dan itu bukan bilangan bulat lagi.

#3. Bilangan Rasional

Perluasan dari bilangan bulat yang dimaksud adalah bilangan rasional seperti yang sudah disebut diatas. Bilangan rasional ini mempunyai bentuk pembagian dari dua bilangan bulat dengan aturan penyebut tidak boleh angka nol. Bilangan rasional dinotasikan dengan huruf kapital $\mathbb{Q}$  singkatan dari quoziente (bahasa italia) yang berarti pembagian.

Bentuk umum himpunan bilangan rasional didefinisikan dengan $$\mathbb{Q}=\left\{\frac{a}{b} : a,b \in \mathbb{Z}, b \neq 0\right\}$$

#4. Bilangan Irrasional

Pada waktu kejayaan Pythagoras dan para pengikutnya terdapat satu pengikut pythagoras yang bernama Hippasus of Metapontum yang membuat Pythagoras memusuhinya. Hal ini disebabkan karena Hippasus menemukan bahwa terdapat bilangan $\sqrt{2}$ yang tidak termasuk bilangan rasional.

Hippasus menemukan bilangan $\sqrt{2}$ dari teorema Pythagoras juga, yaitu panjang sisi miring segitiga siku-siku dengan panjang kaki sama yaitu satu

bilangan irrasional


Ternyata temuan Hippasus tentang bilangan irrasional tadi di kemudian hari ternyata benar. Beberapa matematikawan setelah itu mengenalkan bilangan irrasional lain yang terkenal diantaranya bilangan $\pi$, bilangan Euler $e$, golden ratio $\varphi$, dan akar kuadrat dari bilangan asli yang bukan kuadrat sempurna.

#5. Bilangan Riil

Gabungan dari bilangan rasional dengan bilangan irrasional dinamakan bilangan riil. Bilangan riil dinotasikan dengan huruf kapital $\mathbb{R}$.

Kata riil sendiri dikenalkan pertama kali oleh Rene Descartes pada abad 17 saat dia membedakan akar-akar polinomial yang dibagi menjadi dua yaitu akar riil (nyata) dan akar tak nyata (imajiner).

Bilanagn riil terkadang bisa direpresentasikan sebagai titik di dalam garis panjang, yang disebut garis riil. Satu titik di garis itu diasosiasikan dengan tepat satu bilangan riil.

#6. Bilangan Imajiner

Kemunculan pertama kali bilangan imajiner di kalangan ahli matematika dahulu kala suatu ketidaksopanan dan ketidakgunaan. Pada awal awalnya, bilangan imajiner jarang bisa dimengerti sehingga dianggap konsep yang tidak ada guna. Mulai dari Rafael Bombelli , Gerolamo Cardano, bahkan Rene Descartes yang memberikan nama imajiner itu sendiri.

Barulah pada abad 1700an sampai 1800an ahli matematika Leonhard Euler dan Carl Friedrich Gauss menggunakan bilangan imajiner dalam pekerjaannya. Sejak itu bilangan imajiner menjadi luas aplikasinya.

Bilangan imajiner dinyatakan sebagai perkalian antara bilangan riil dengan satuan imajiner yang dinotasikan dengan huruf $i$ yang mempunyai sifat $$i^{2}=-1$$Misalkan $7i$ adalah bilangan imajiner dengan kuadratnya adalah $-49$.

#7. Bilangan Kompleks

Bilangan kompleks merupakan bilangan yang bisa dituliskan sebagai penjumlahan bilangan riil murni dengan bilangan imajiner. Himpunan bilangan kompleks dinotasikan dengan huruf kapital $\mathbb{C}$ dan didefinisikan dengan $$\mathbb{C}=\{a+bi : a,b \in \mathbb{R}\}$$Jika bilangan riil dapat digambarkan suatu titik dalam garis riil, maka bilangan kompleks dapat direpresentasikan sebagai suatu titik dalam bidang koordinat kartesius dengan sumbu horisontal dinamakan sumbu riil dan sumbu vertikal dinamakan sumbu imajiner. Bidang ini disebut bidang kompleks.
Baca selengkapnya

Petani dan Persamaan Kuadrat


Matematika tidak selalu disajikan dengan begitu kaku di kelas. Anda bisa memahami matematika di segala bidang dan segi di kehidupan Anda. Sebagai salah satu contoh pada bidang pertanian.

Seorang petani dalam mengerjakan pekerjaannya di sawah pasti pernah berurusan dengan masalah bagaimana menghitung jumlah tanaman yang akan ditanam di dalam sawahnya.

Sekarang saya ajak Anda berimajinasi menjadi petani. Anda adalah seorang petani yang mempunyai banyak sawah dan mempunyai luas besar sekali. Terdapat satu sawah yang Anda miliki ditanami dengan padi dan berbentuk persegi. Kali ini, Anda akan menanam biji padi tersebut ke lahan yang baru.

Masalah yang Anda hadapi adalah "Berapa banyak biji yang akan saya tanam di lahan yang baru ini ya?". "Apa mungkin saya langsung beli benih tanpa menghitung kebutuhannya?". "Jangan ah. Nanti rugi karena banyak benih yang akan tidak terpakai jika ternyata benih yang dibeli melebihi kebutuhan di lahan yang baru". "Ga mau lah. Capek kalau harus bolak balik beli benih jika yang dibeli ternyata kurang terus."

Solusi yang Anda harapkan yaitu meminimalisir kelebihan dan kekurangan benih yang dibutuhkan dalam menanam di lahan yang baru tersebut.

OK ! Anda bisa lihat pada kasus yang lebih sederhana dahulu. Andaikan pada sawah yang sudah ditanami padi tadi Anda lipatkan dua kali panjangnya pada setiap sisi maka Anda bisa mengetahui bahwa Anda butuh empat kali benih daripada banyak benih sebelumnya.

Berdasarkan hal tersebut, maka dapat Anda simpulkan bahwa banyaknya benih padi yang akan ditanam ternyata proporsional dengan luas dari lahan yang ditanami sehingga dapat dihitung dari luas lahan persegi yang sudah ditanami padi sebelumnya.

Kalimat matematika pada kasus ini, jika $x$ adalah panjang lahan yang akan ditanami benih padi, $p$ adalah banyaknya benih yang sudah ditanam pada lahan dengan panjang 1, dan $c$ adalah banyaknya benih yang bisa ditanam. Maka persamaan $$c=px^{2}$$ adalah persamaan kudrat yang bisa Anda pakai untuk menyelesaikan berapa banyak benih yang Anda bisa tanam di lahan yang baru.

Suatu hari ada seseorang meminta jatah benih ke petani sebanyak $c$ sebagai pajak untuk petani. Petani akhirnya kebingungan dan bertanya "Berapa besar lahan yang dibutuhkan untuk menghasilkan sejumlah tertentu dari benih padi?"

Sebenarnya untuk masalah yang kedua ini secara matematika dapat diselesaikan dengan mencari nilai akar kuadrat dari persamaan kuadrat sebelumnya yaitu $$x=\sqrt{\frac{c}{p}}$$
Sekarang akan dilihat pada kasus di lahan petani yang tidak semuanya persegi. Misalkan lahan petani mempunyai bentuk segitiga seperti di bawah ini.



Andaikan nilai $a$ dan $b$ dibuat yang sesuai,  maka banyaknya benih padi yang dapat ditanam di lahan petani dapat diberikan dengan persamaan $$c=ax^{2}+bx$$ Persamaan terakhir merupakan bentuk umum dari persamaan kuadrat yang sudah Anda pelajari di matematika waktu di sma. Sedangkan untuk masalah pajak petani dengan bentuk lahan yang seperti ini bisa diselesaikan dengan cara memakai rumus $$x=\frac{-b \pm \sqrt{b^{2}-4ac} }{2a}$$ seperti pada tulisan di sini. Formula di atas menunjukkan bahwa permasalahan yang melibatkan persamaan kuadrat memiliki dua solusi. Petani mempunyai dua alternatif cara untuk menyelesaikan permasalahannya.

Suatu masalah di dunia nyata biasa sudah berhenti ketika suatu formula matematika atau persamaan matematika yang mewakili masalah itu ditemukan. Orang di luar matematika akan berhenti ketika mempertanyakan aplikasi matematika dalam kehidupan nyata ketika jawaban yang diterima suatu formula matematika.

Namun, sebenarnya, banyak pertanyaan bisa dimunculkan dengan meliatkan nilai $a, b$ dan $c$ ke dalam suatu rumus matematika untuk menghasilkan dua jawaban. Orang matematika bisa bertanya "Apa maksud dari rumus yang terakhir?". "Apa yang bisa digali dari rumus tersebut berkaitan dengan alam?". "Apakah rumus tersebut memang berarti sesuatu?".

Banyak yang akan diperoleh dari pertanyaan tersebut. Akan saya jelaskan pada tulisan saya yang lain. So to be continued...hehe
Baca selengkapnya

Kunang Kunang yang Menghemat Uang Perusahaan





Kunang kunang merupakan hewan yang menarik untuk dilihat dan dinikmati keindahan cahayanya di malam hari. Mulai anak-anak sampai sepasang muda mudi banyak yang tertarik sama gemerlap cahaya yang dibuat kunang-kunang.

Kunang-kunang adalah hewan yang termasuk dari keluarga serangga. Hewan ini bisa memancarkan cahaya dikarenakan kunang-kunang bisa memproduksi zat kimia yang disebut bioluminescence. Cahaya yang dikeluarkan berguna untuk menarik pasangan lawan jenis untuk kawin. Selain itu juga, kunang-kunang menggunakan cahaya di tubuhnya untuk pertahanan diri dan komunikasi diantara satu dengan yang lainnya.

Pertahanan diri dilakukan untuk memberi signal kepada pemangsa bahwa mereka bukan makanan yang enak. Komunikasi juga dilakukan dengan cahaya ini, kunang-kunang memberi tanda diantara sesamanya untuk bahaya datangnya pemangsa di habitatnya.

Jangan Lewatkan Ini : Ternyata ini alasan kenapa sumur bentuknya lingkaran

Perilaku dan karakteristik dari kunang-kunang ini menarik Xin-She Yang, matematikawan lulusan Universitas Oxford. Dia membuat sebuah algoritma yang dikenal dengan Fireflies Algorithm.

Algoritma kunang-kunang diciptakan untuk menyelesaikan persoalan dalam dunia matematika optimasi. Masalah yang muncul memerlukan solusi yang optimal sehingga diharapkan diselesaikan dengan efektif dan efisien.


Xin-She Yang mengenalkan algoritma kunang-kunang dengan mengasumsikan perilaku kunang-kunang sebagai berikut
  • Semua kunang-kunang adalah uniseksual, artinya sebarang kunang-kunang tertarik dengan sesamanya. Ingat ! ini hanya asumsi. Jadi jangan ditabrakkan dengan fakta bahwa kunang-kunang heteroseksual. :P
  • Kunang-kunang yang mempunyai cahaya redup akan tertarik dan datang ke kunang-kunang dengan cahaya yang lebih terang.
  • Kunang-kunang akan terbang secara random jika tidak terdapat kunang-kunang yang lebih terang dengan kunang-kunang yang ada.
Algoritma ini nantinya bisa digunakan dalam memecahkan masalah perjalanan sales.

Apa?? Sales?? Apa hubungannya??.

Ya. Anda tidak salah baca. Algoritma kunang-kunang bisa digunakan sebagai metode dalam menyelesaikan Travel Salesman Problem. Masalah yang timbul termotivasi dari perilaku sales dalam mengunjungi beberapa titik untuk memberikan tawaran kepada konsumen.

Bayangkan Anda seorang salesman dari suatu perusahaan distributor makanan ringan. Bos Anda diperusahaan setiap hari mewajibkan Anda untuk melakukan visiting atau kunjungan di beberapa toko kelontong, minimarket, dan pasar di kota tempat Anda bekerja.

Masalah yang timbul dari tugas ini adalah bagaimana mencari rute terpendek sedemikian sehingga semua titik (baca: tujuan visiting) dapat dikunjungi semua dan tentunya titik awal dan titik akhir adalah sama yaitu kantor Anda.

Jika permasalahan dalam kegiatan visiting tersebut bisa dimodelkan dalam bahasa matematika dan diselesaikan maka perusahaan akan menghemat biaya operasional dan waktu kunjungan lebih besar. Hal ini  akan jauh berbeda jika dibandingkan melakukannya tanpa ada pemodelan terlebih dahulu atau hanya menebak-nebak saja.

Ini baru penghematan satu sales dengan jadwal kunjungan yang berbeda dengan seluruh sales yang dimiliki perusahaan. Jadi semakin banyak model kunjungan yang diselsaikan dengan algoritma kunang-kunang akan memberikan penghematan besar-besaran di perusahaan.

Masalah perjalanan sales juga bisa digunakan dalam kasus distribusi barang ke agen-agen, masalah pembagian distribusi BBM di perusahaan pertamina dan sebagainya.

Jadi masalah matematika bisa muncul dari mana saja, bahkan dari seekor kunang-kunang bisa dimodelkan secara bahasa matematika untuk menyelesaiakn dalam dunia bisnis dan dunia kerja.

Akhirnya silahkan share artikel ini jika Anda rasa bermanfaat. 
Baca selengkapnya